HALTE

kau dan aku dan berpasangpasang mata tertutup kabut

cuma boleh singgah dan bersicepat pergi lagi

.

tak ada yang mau menunggu

tak ada yang bisa ditunggu

.

meski kita tahu kita akan kembali ke sini

berkali-kali lagi

.

untuk sekadar singgah

dan hanya singgah

.

.

2 Responses to “HALTE”

  1. Gita Says:

    bagus sih, tapi apa ya? ada rasa “aa” yang ilang. rasa kayak “aku mencintaimu sepanjang musim…” seperti itulah, paham kan? ayo dong bikin yang “syahdu” lagi.

    koment dong ke mari http://www.secangkircokelat.blogspot.com

  2. SLEEPWALKER Says:

    ah, dikaw……
    selaluuu saja

Leave a Reply