REDALAH REDA

seperti hembus angin di dedaunan

seperti tangis lirih di kejauhan

perlahan sungguh perlahan

kita akan saling melupakan

.

tak ada lagi jejak yang mesti di baca

tak ada lagi rindu dititipkan senja

perlahan sungguh perlahan

kita akan saling melupakan

.

redalah,

jangan lagi air mata

redalah,

jangan lagi luka menyisa

redalah,

cukupkan tangis untuk cinta

redalah,

reda

.

gerimis akan reda purnama terbit sempurna

aku dan kau harus melangkah juga

perlahan sungguh perlahan

kita akan saling melupakan

.

.

Jakarta, 13 Desember 2007

One Response to “REDALAH REDA”

  1. PARASITLAJANG Says:

    wuihhhhhhhhhhhhhh asoy geboy amboyyyyyyyyyyy euyyyyyyy

Leave a Reply