Aku Bermangu Di Sini

July 6th, 2008 by phsecho

aku bermangu di sini,
di tepi batanghari
ibu kita itu yang masih mengaliri nadi
meski tidak pernah sempat kita tahu
di mana dia berpangkal
ke mana dia bermuara
tapi arusnya yang tenang bergericik juga tepinya
di degup dada

aku bermangu di sini,
dan kemuning telah begitu mekar wanginya dalam kepala
tebal empuk menyuruk ke sela-sela nafas kita
dari ayunan itu di bawah pohon bunga
kita lambungkan impian setinggi-tingginya

ke langit, ke langit! kita akan terbang
ke matari merah yang gagah telanjang
itu janji yang tidak pernah berani aku sebut
di sini, di tempat aku bermangu
batanghari mengalir masih mendenyuti seluruh nadi

dan setiap datang pagi
setiap wangi kemuning mekar memutih
kembali hanyut sampai ujung-ujung ini jarijari letih
tidak akan silap aku nyalakan api

aku bermangu di sini,
di tepi batanghari
ibu kita itu yang masih mengaliri nadi
meski tidak pernah sempat kita tahu
di mana dia berpangkal
ke mana dia bermuara
tapi arusnya yang tenang bergericik juga tepinya
di degup dada

.

terperangkap aku di sepasang mata

July 1st, 2008 by phsecho

terperangkap aku di sepasang mata
sepasang mata yang menyihir dan membutakan

sepasang mata yang membunuh

dan aku perlahan-lahan mati

terperangkap aku di sepasang mata

mata kau.

SEPASANG SEPATU YANG TIDAK BERHENTI BERTANYA

July 1st, 2008 by phsecho

aku dan sepasang sepatu yang tidak berhenti bertanya
‘kemana kita?’
entah, berjalan. cuma berjalan
menjauh
aku dan sepasang sepatu yang tidak berhenti bertanya
‘kemana kita?’
ke mana pun atau tidak ke mana-mana
berjalan. cuma berjalan
menjauh
aku dan sepasang sepatu yang tidak berhenti bertanya
‘kemana kita?’
entah

DARI CERITA SEBUAH PERAHU

June 12th, 2008 by phsecho

dari cerita sebuah perahu

dimulailah dongengdongeng itu menceritakan apa yang hendak diceritakan menyembunyikan cahaya dalam selubung kabut

bacalah!

apakah kepada masa silam yang tidak pernah ada itu juga kita harus percaya?

dari cerita sebuah perahu

lalu didirikan singgasanasinggasana penuh racun yang menyebarkan lupa menatap replikareplika wajahwajah hasil renungan tanpa arah tanpa kendali tanpa batas tanpa dasar tanpa sadar

bacalah!

tidakkah kau dengar suara genta emas yang berkilau dari kuilkuil para pemuja yang membakar perang menyulut duka menimbun busuk menggerus sampai habis pandangan mata yang memang tidak pernah melihat dengan jelas

dari cerita sebuah perahu

lihatlah satu demi satu sedikit ke belakang lalu jauh ke depan lihatlah dari segala penjuru dari segala titik dari segala sudut lihatlah satu demi satu

bacalah!

dalam nama yang tidak bernama

BUMIHANGUSKANSEJARAH

June 12th, 2008 by phsecho

                                        for the famous unknown masters and lords

kami bumihanguskan sejarah sekarang

menghapus namanama yang telah dituliskan

kami bumihanguskan sejarah sekarang

masa depan adalah masa lalu adalah sekarang

kami bumihanguskan sejarah sekarang

menghilangkan petunjuk menghilangkan tandatanda

kami bumihanguskan sejarah sekarang

mengupas tiraitirai menyingkap lapislapis selubung

kami bumihanguskan sejarah sekarang

kelahiran anakanak cahaya

Syahadat Cahaya

June 12th, 2008 by phsecho

kusebutkan syahadat cahaya

mengangkat saksi atas mata segala mata

mengangkat saksi atas awal segala akhir

mengangkat saksi atas hidup segala hidup

kusebutkan syahadat cahaya

yang terbungkus terbukalah hendaknya

yang terbentang semoga terbaca

yang mencari sampailah kidungnya

yang redup bersinarlah kilaunya

DALAM GELAP

May 4th, 2008 by phsecho
sendiri dalam gelap
berbaring tanpa kata dalam senyap
hanya kau dalam gelap
sepi menghimpit dalam gelap
.
hanya kau dalam gelap
menari sendiri dalam gelap
menjilati air mata dalam senyap
.
.
.

Labirin Impian

March 26th, 2008 by phsecho

menemuimu di liuk liku labirin impian

sudutsudut gelap menunggu

menghilang aku. kau pun

mencaricari di liuk liku labirin impian

.

sekadar mencari ujung-ujung jari

melepaskan entah apa namanya

.

makin dalam makin menyesatkan

berlarian telanjang di labirin impian

.

………..entah sampai ke mana

.

.

Depok, Feb 08

With full respect to Mr. Borges and Ruhlelana

Kupu-Kupu Merah Pekat

March 15th, 2008 by phsecho

ke sini, mendekat.

terbang mendekat

kupu-kupu merah pekat

.

ke sini, hinggaplah.

hinggap

meski sekejap

.

and then when you fly again

away to your vibrant meadow

I might well rest myself in pieces

.

.

Maart 2008

.

CENTAUR

March 10th, 2008 by phsecho

Centaur_1

berlari

.

.

bersembunyi

.

.

menjilati air mata sendiri